Etika Tongkrongan Berdasarkan Sunnah Rasul Bag. 2

Please log in or register to like posts.
etika tongkrongan berdasarkan sunnah

Bloggersiana.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah artikel tentang etika tongkrongan berdasarkan berdasarkan sunnah Rasul saw. Sebagai seorang muslim, kita memiliki seorang suri tauladan sempurna yaitu baginda Nabi Muhammad saw. Oleh karena itu sangat pantas apabila dalam setiap perilaku kita merujuk pada perilaku Nabi Muhammad saw. Mari kita lihat beberapa riwayat yang menjelaskan tentang etika tongkrongan berdasarkan sunnah Rasul saw.

Etika Tongkrongan Berdasarkan Sunnah Bag 2

Setiap tongkrongan dan setiap perkumulan orang-orang, baik itu majlis ilmu, majlis do’a, maupun majlis qodlo, kesemuanya memiliki etika yang dicontohkan dan diperintahkan oleh Rasulullah saw. Di antara etika-etika tersebut adalah sebagai berikut.

etika tongkrongan berdasarkan sunnah
Rekomendasi Bloggersiana:
  • Disunatkan merapatkan barisan atau tempat duduk di majlis

Rasulullah saw bersabda di dalam hadis yang diterima dari Jabir bin Samroh dan diriwayatkan oleh Imam Muslim.

دخل رسول الله صلى الله عليه وسلم المسجد وهم حلق فقال: مالي أراكم عزين

Artinya: Rasulullah saw masuk ke dalam masjid sedangkan para sahabat sedang duduk melingkar (berhalaqoh). Rasul bersabda: Aku tidak melihat kalian duduk rapat?

  • Adanya larangan seseorang memberikan jatah tempat duduknya kepada orang lain yang baru datang

Rasulullah saw bersabda di dalam hadis yang diterima dari Ibnu Umar dan diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim

لا يقيمن أحدكم رجلاً من مجلسه ثم يجلس فيه، ولكن توسعوا وتفسحوا

Artinya: Janganlah seseorang dari kalian membuat berdiri (menyuruh berdiri) kepada orang lain dari tempat duduknya untuk ia duduki. Tetapi kalian harus saling meluaskan dan saling melonggarkan (tempat).

  • Seseorang yang datang terlambat di suatu majlis harus segera duduk

Rasulullah saw bersabda di dalam hadis yang diterima dari Jabir bin Samroh dan diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi:

كنا إذا أتينا النبي صلى الله عليه وسلم جلس أحدنا حيث ينتهي

Artinya: Pernah suatu ketika kami mendatangi Nabi saw., salah seorang dari kami duduk pada saat dia sampai.

  • Jika seseorang telah memiliki tempat duduk lalu dia pergi sebentar dan tempat duduknya ditempati oleh orang lain, maka orang yang pertama duduk lebih berhak akan tempat itu

Rasulullah saw bersabda di dalam hadis yang diterima dari Abu Hurairoh dan diriwayatkan oleh Imam Muslim:

إذا قام أحدكم من مجلسه ثم رجع إليه فهو أحق به

Artinya: Jika salah seorang dari kalian berdiri dari (meninggalkan) tempat duduknya kemudian dia kembali maka dia lebih berhak akan (tempat duduknya) itu.

Etika Tongkrongan Berdasarkan Sunnah Bag 2 Semoga bermanfaat.

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *