Keutamaan Mendidik Anak Perempuan Sesuai Tuntunan

Please log in or register to like posts.
keutamaan mendidik anak perempuan

Bloggersiana.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah artikel tentang keutamaan mendidik anak perempuan. Seorang anak merupakan penerus dan juga pewaris umat manusia. Maka dari itu, kita harus mendidikan anak-anak kita dan generasi mudanya sesuai dengan akhlak anak dalam Islam yang diajarkan oleh Rasulullah.

keutamaan mendidik anak perempuan

Keutamaan Mendidik Anak Perempuan

Kisah dari Aisyah ra

Rekomendasi Bloggersiana:

Pada suatu ketika Aisyah didatangi oleh seorang perempuan yang membawa dua anak perempuan. Seorang perempuan tersebut meminta makanan kepada Aisyah. Namun Aisyah tidak memiliki makanan lebih melainkan hanya satu butir kurma. Kemudian Aisyah memberikan kurma tersebut kepada perempuan tadi.

Lalu perempuan tersebut membagikan kurma itu kepada dua orang anak perempuannya. Perempuan tersebut tidak memakan sedikit pun dari kurma pemberian Aisyah. Kemudian si perempuan dan kedua anaknya beranjak pergi meninggalkan Aisyah.

Setelah kejadian tersebut Nabi saw menemui Aisyah. Lalu Aisyah menceritakan kisahnya tadi. Nabi saw mengomentari kisah tersebut dengan berucap, “Barang siapa yang diuji agar berbuat baik kepada anak-anak perempuan dan dia berlaku baik kepada mereka maka ujian tersebut akan menjadi tutup baginya dari api neraka”.

Pelajaran yang dapat diambil dari kisah Aisyah ini antara lain sebagai berikut.

  1. Bersedakah dengan sesuatu yang kita cintai dan kita butuhkan merupakan perilaku yang sangat mulia.
  2. Mendahulukan kepentingan orang lain yang membutuhkan merupakan salah satu akhlak para Sahabat Nabi saw.
  3. Terdapat rahasia yang besar pada kasih sayang terhadap anak perempuan.

Hadis Perkataan Rasulullah saw

عن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “من عال جاريتين (يعني بنتين) حتى تبلغا، جاء يوم القيامة أنا وهو، وضم أصابعه” أخرجه مسلم

Artinya:

Diterima dari Anas ra, Beliau berkata: Rasulullah saw bersabda: Barang siapa yang menjaga dua orang anak perempuan sampai dia baligh maka pada hari Kiamat Aku dan dia (Rasul menyatukan jari-jemarinya. HR. Muslim

Seorang anak perempuan itu memiliki naluri dan jiwa yang lemah. Tidak semata-mata wanita diciptakan melainkan harus dijaga dan dipelihara oleh orang yang lebih kuat; ayahnya, ibunya, atau kelak suaminya. Pada asalnya dahulu di zaman Jahiliyah wanita dianggap sebelah mata, Rasul mengubah kesan tersebut menjadi baik yaitu wanita harus dimuliakan dan dijaga. Dan bagi siapa saja yang menjaganya akan mendapatkan pahala yang besar.

Pelajaran yang dapat kita ambil adalah sebagai berikut.

  1. Mendidik dan menjaga anak perempuan merupakan sesuatu yang diutamakan dan menjadi sebab seseorang masuk surga.
  2. Rasul memerintahkan untuk berbuat baik kepada anak perempuan.

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *