Cara Membuat Surat Resmi di Word

Please log in or register to like posts.
contoh surat resmi

Blogersiana.com – Di sini kita akan membahas tentang cara membuat surat resmi di word. Siapa sih yang tidak mengenal microsoft word, sebuah software pengolah tulisan dan kata-kata. Sebuah surat di zaman ini sudah dibuat dalam software microsoft word tersebut. Salah satu jenis surat adalah surat resmi.

Kita sudah mengetahui bahwa surat resmi itu merupakan surat yang ditulis dengan format penulisan surat resmi. Di antara surat-surat yang termasuk surat resmi adalah surat dinas, surat niaga, dan surat permohonan. Ketiga jenis surat di atas merupakan surat-surat yang termasuk surat resmi.

Apa itu surat resmi?

cara membuat surat resmi di word
Rekomendasi Bloggersiana:

Surat resmi merupakan surat yang digunakan untuk kepentingan yang bersifat resmi. Surat resmi bisa digunakan oleh perseorangan, instansi, maupun keorganisasian. Di antara contoh-contoh surat resmi adalah surat undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan. Surat resmi memiliki beberapa ciri. Di antara ciri-ciri surat resmi adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki kop surat (judul besar surat yang berisikan nama lembaga atau yang lainnya)
  2. Memiliki identitas surat yang terdiri dari nomor, lampiran, dan perihal
  3. Memiliki salam pembuka dan penutup
  4. Menggunakan bahasa formal
  5. Memiliki legalitas seperti cap

Berikut ini langkah-langkah cara membuat surat resmi di word.

  1. Bukalah terlebih dahulu software microsoft word.
  2. Buatlah file halaman microsoft word yang baru.
  3. Menuliskan identitas surat yang terdiri dari nomor, perihal, dan lampiran di pojok kiri atas.
  4. Menuliskan titi mangsa surat di pojok kanan atas.
  5. Menuliskan tujuan surat di bawah identitas surat.
  6. Menuliskan salam pembuka baik itu salam keagamaan, salam nasionalis, maupun kata sambutan.
  7. Menuliskan isi surat baik itu berisi sebuah undangan atau permohonan
  8. Menuliskan salam penutup baik itu salam keagamaan, salam nasionalis, maupun kata penutup.
  9. Menuliskan identitas pengirim dan tanda tangan di pojok kanan bawah.

Ke-9 poin di atas biasanya dituliskan dalam satu halaman. Adapun halaman selanjutnya bisa diisi dengan lampiran surat jika ada. Namun jika surat tersebut tidak berisi lampiran, maka surat biasanya dibuat dalam satu halaman saja.

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *