Dibencinya Perilaku Berbohong beserta hukumnya

Please log in or register to like posts.
dibencinya perilaku berbohong

Bloggersiana.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah artikel tentang dibencinya perilaku berbohong. Sebagai seorang muslim, layaknya kita menjadikan firman Allah dan sunnah Rasul-Nya sebagai panduan hidup. Tentunya kita tahu bahwa kita tidak akan hidup selamanya di dunia ini. Allah swt juga telah memberitahukan bahwa kita nanti akan hidup kekal di akhirat. Orang yang beramal baik akan mendapatkan tempat yang baik. Sedangkan orang yang beralam buruk akan mendapatkan tempat yang buruk.

Di antara tuntuan dari Nabi Muhammad saw untuk menjalani hidup ini adalah kabar dibencinya perlikau berbohong. Hal ini dijelaskan oleh Allah swt dalam beberapa ayat di dalam al-Qur’an dan juga disabdakan oleh Nabi Muhammad saw di dalam hadits-haditsnya.

dibencinya perilaku berbohong

Dibencinya Perilaku Berbohong: Dalil-dalil

Rekomendasi Bloggersiana:

Allah swt berfirman di dalam al-Qur’an surat:

إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ

Artinya: Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan itu hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah. Dan mereka itulah sebenar-benarnya pembohong.

Sejatinya kebohongan terbesar itu adalah membohongkan Allah dan ayat-ayat-Nya. Itu lah yang dimaksudkan firman Allah di atas. Kebohongan adalah mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan faktanya atau yang seharusnya. Sesuai dengan firman Allah di atas, ketika seseorang tidak beriman kepada Allah maka dia telah berbohong karena dia melakukan sesuatu yang melawan fakta.

Rasulullah saw dalam haditsnya telah bersabda:

إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدِقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقاً وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى اْلفُجُوْرِ وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّاباً

Artinya: Sesungguhnya kejujuran itu menuntun kepada kebajikan dan kebajikan itu menuntun ke surga. Dan sungguh jika seseorang melakukan kejujuran dan terus-menerus melakukan kejujuran maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang selalu jujur. Sesungguhnya kebohongan itu menuntun kepada keburukan dan keburukan itu menuntun ke neraka. Dan sungguh jika seseorang melakukan kebohongan dan terus-menerus melakukan kekebohongan maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang selalu berbohong.

Hadits di atas menegaskan bahwa kebohongan itu hanya akan menjerumuskan pelakunya ke dalam kejahatan dan juga ke dalam neraka di akhirat nanti. Dan tentunya tidak akan ada yang ingin dikenal sebagai tukang bohong, apalagi yang menggelari hal itu adalah Allah swt secara langsung.

Dibencinya Perilaku Berbohong: Simpulan

Berdasarkan uraian di atas, layaknya bagi seorang muslim untuk selalu berlaku jujur baik dalam ucapan maupun perbuatan. Karena sejatinya berlaku jujur itu adalah suatu hal yang diperintahkan. Sedangkan sebagai seorang muslim kita harus menghindari sifat bohong baik dalam ucapan maupun perbuatan. Karena sejatinya berbohong itu merupakan suatu hal yang dilarang.

Semoga bermanfaat.

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *