Hadis tentang senyum beserta penjelasannya

Please log in or register to like posts.
Hadits tentang senyum

Bloggersiana.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah artikel yang berjudul hadis-hadis tentang senyum. Sebagai seorang muslim, layaknya kita menjadikan firman Allah dan sunnah Rasul-Nya sebagai panduan hidup. Tentunya kita tahu bahwa kita tidak akan hidup selamanya di dunia ini. Allah swt juga telah memberitahukan bahwa kita nanti akan hidup kekal di akhirat. Orang yang beramal baik akan mendapatkan tempat yang baik. Sedangkan orang yang beralam buruk akan mendapatkan tempat yang buruk.

Di antara tuntuan dari Nabi Muhammad saw untuk menjalani hidup ini adalah terdapatnya hadits-hadits tentang senyum. Mari kita pelajari keterangan-keterangan tentang senyum dari Baginda Nabi Muhammad saw.

hadis-hadis tentang senyum

Hadis tentang senyum

Rekomendasi Bloggersiana:

Tersenyum kepada orang lain merupakan cara termudah untuk menyampaikan energi positif dan menghilangkan energi negatif. Memberikan senyuman kepada orang lain dapat menghilangkan rasa benci dan dendam dari hati orang yang kita senyumi.

Seperti itu pula hal yang ditunjukkan oleh Rasulullah kepada umat manusia untuk saling tersenyum satu sama lain. Karena tersenyum sudah dihitung memberikan sebuah sodaqah. Dan Baginda Rasulullah saw pun adalah seorang manusia yang paling sering tersenyum.

Hadis tentang senyum: Dalil

Rasulullah saw bersabda:

تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Artinya: (Jika) tersenyum kepada saudaramu, (maka) bagimu (telah melakukan) sodaqah.

Hadits di atas menjelaskan kepada kita bahwa jika kita tersenyum kepada orang lain maka kita pasti dituliskan telah melakukan satu sodaqah. Dalam hadits lain, salah satu sahabat Rasul menerangkan bahwa Rasulullah juga sering tersenyum kepada sesama muslim. Abdullah bin al-Harits berkisah:

مَا رَأَيْتُ أَحَداً أَكْثَرَ تَبَسُّماً مِنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: Aku tidak melihat ada orang lain yang lebih banyak tersenyum dari pada Rasulullah saw.

Perlu kita ketahui bahwa tersenyum itu disunatkan dan dihitung sodaqah apabila seorang muslim tersenyum kepada muslim lainnya. Hal ini didasarkan pada kisah Abdullah bin Jabir:

مَا حَجَبَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ أَسْلَمْتُ وَلَا رَآنِيْ إِلَّا تَبَسَّمَ

Artinya: Nabi saw tidak menghalangiku (masuk ke majlisnya) sejak aku telah masuk agama Islam dan beliau tidak melihatku kecuali beliau selalu tersenyum.

Faidah

  1. Disunatkan tersenyum kepada sesama muslim
  2. Tersenyum kepada saudara (sesama muslim) dihitung satu sodaqah.
  3. Sering tersenyum termasuk salah satu bimbingan Rasulullah saw.

Semoga bermanfaat.

Nobody liked ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *