Contoh Program Kerja Kewirausahaan Kepala Sekolah

Contoh Program Kerja Kewirausahaan Kepala Sekolah – 2 MODUL TK LEVEL 09 TIM PEMBANGUNAN MANDIRI TUGAS PENGEMBANGAN KERJA LAPANGAN I Kewirausahaan Kepala Sekolah Sumarna Surrapranata, Ph.D. dr. Garti Sri Utami, M.Ed. Penyusun Sapon Suryopurnomo S.Si., M.Si; ; Ahmad Fadloli, M.Pd; ; Tutik Susilowati, M.Si; ; dr. Suharianto. Pengulas Erry Utomo, Ph.D. ; Prof. dr. Djoko Saryono? ; Prof. dr. Arismundar? ; Eka Dewi Nuraeni, M.Pd.; ; Yanti Dewi Purwanti, S.Psi., M.Si.; ; dr. Ocih Setiasih, M.Pd.: ; dr. H.B.Suparlan; ; dr. Mujianto Paulus, M.Pd.: ; Diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Hak Cipta 2017 Edisi 1: Juli 2017 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

6 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DAN STAF PENDIDIKAN… i KATA PENGANTAR… ii DAFTAR ISI… iv DAFTAR GAME… vii DAFTAR TABEL… vii PETUNJUK PELAYANAN viii BAGIAN I. UMUM DESKRIPSI .. .1 BISNIS … 1 Pendahuluan… 1 Peta Kompetensi Pengembangan Pendidikan Humaniora… 4 Tujuan Kompetensi… 6 Tujuan Pembelajaran… 6 Organisasi Pembelajaran… 6 Isi Modul… 7 Pembelajaran Strategi… Prinsip 8 Penilaian Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Kepala Sekolah TK… 8 BAGIAN II. TAHAP BELAJAR KERJA Pendahuluan…10 TOPIK 1. PENGEMBANGAN USAHA…10 Kegiatan 1. Refleksi Kewirausahaan. .11 Tugas 2 .Mengidentifikasi Perilaku dan Kreativitas Baru…12 Tugas 3. Penemuan dan Penemuan…14 Tugas 4. Menumbuhkan Perilaku dan Inovasi Baru…15 Tugas 5. Mengembangkan Motivasi yang Kuat…17 Tugas 6 .Mengidentifikasi Kinerja Perilaku Kerja Keras dan Pantang Menyerah di TK…18 Kegiatan 7 Mengenal Perilaku Kerja Keras dan Pantang Menyerah di TK…19 Kegiatan 8. Menumbuhkan Perilaku Kerja Keras dan Pantang Menyerah…20 Kegiatan 9. Strategi Meraih Kerja Keras dan Jangan Pernah Berhenti dari Tujuan… 22 Kegiatan 10. Mengembangkan Prinsip Kerja dengan Contoh…23 Kegiatan 11. Kuesioner Kewirausahaan…25 Ringkasan Pokok-pokok…29 Latihan Soal…29 Buku Ajar 1. Kewirausahaan. ..37 Buku Ajar 2. Pendidikan Inklusif Memberdayakan Anak… 39 Materi Pembelajaran 3. Inovasi dan Kreativitas Pengembangan TK…42 Studi Kasus 4. Motivasi Kuat dan Pantang Menyerah dalam Pengembangan TK…51 Materi Pembelajaran 5 Kerja Keras dalam Upaya Pertumbuhan…53 TOPIK 2. PENGEMBANGAN USAHA…56 Tugas 12. Menggali dan Membangun Peluang Usaha…57 Tugas 13. Analisis SWOT Rencana Kerja Kewirausahaan…58 Tugas 14. Menghitung Risiko dalam Kampanye Bisnis.. .59 Kegiatan 15. Menyiapkan Proposal untuk Pengusaha… Kegiatan 16.. .Partisipasi orang tua dan masyarakat dalam inisiasi… 62 iv

Contoh Program Kerja Kewirausahaan Kepala Sekolah

Contoh Program Kerja Kewirausahaan Kepala Sekolah

7 Kegiatan 17. Monitoring dan Evaluasi dan Pelaporan…63 Ringkasan Aset…66 Soal Latihan…66 Buku Ajar 6. Analisis SWOT…73 Buku Ajar 7. Manajemen Risiko…79 Buku Ajar 8. Bagaimana dan Contoh Proposal…83 Buku Ajar 9. Meningkatkan Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat…90 Buku Ajar 10. Monitoring dan Evaluasi Program TK…94 Buku Ajar 11. Penyusunan Laporan…99 PERENCANAAN TINDAK LANJUT BAGIAN III. SKENARIO TOPIK BELAJAR KERJA PENGANTAR 1. PENGEMBANGAN KEGIATAN SEMANGAT WIRAUSAHA 1. Menumbuhkan Kegiatan Inovatif dan Menciptakan Perilaku 2. Mengembangkan Kegiatan Motivasi yang Kuat 3. Menumbuhkan Kerja Keras dan Kerja Keras2. Kegiatan Potensi Usaha 5. Analisis SWOT Rencana Usaha Kegiatan 6. Penyusunan Proposal Proyek Usaha 7. Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat dalam Kegiatan 8. Monitoring dan Evaluasi dan Pelaporan LAPORAN KOMPUTER KEMAJUAN DAN BAGIAN YANG ADA IV. TAHAP PEMBELAJARAN DALAM PELAYANAN Pengenalan Kegiatan 1. Presentasi Hasil Kerja 2. Berbagi Praktik Baik dan Gagasan untuk Meningkatkan Kegiatan 3. Evaluasi dan Jawaban untuk Pemecah Jawaban 4. Persiapan PENDIDIKAN QWABA 2. PENGANTAR PENDIDIKAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TERPADU PERLINDUNGAN

Program Pengembangan Jiwa Kewirausahaan

10 PEDOMAN PENGGUNAAN MODUL PENGEMBANGAN TEKNIS SEKOLAH STANDAR 1. Modul Kewirausahaan ini mencakup kepemimpinan kepala TK dalam: (1) Mengembangkan jiwa kewirausahaan dan mengembangkan proyek kewirausahaan (2) 2. Setelah membaca modul Kewirausahaan ini mencakup kepemimpinan kepala sekolah TK : diharapkan untuk mengetahui: a. pengembangan jiwa wirausaha guru TK, b. pengembangan rencana bisnis di TK. 3. Bagian ini memiliki 4 (empat) bagian, yaitu: a. Ikhtisar unit b. Pada Studi Pengabdian Tahap 1 (selanjutnya 1) dilengkapi dengan soal-soal latihan dan bahan kajian. melakukan. Pada Fase On-the-Job Learning (sekarang disebut On) d) Pada Fase Service Learning (selanjutnya disebut 2) 4. Unit ini terdiri dari tiga fase pembelajaran yaitu 1, Top dan 2. Pada fase 1, Anda dan administrator prasekolah lainnya akan dipandu oleh seorang fasilitator untuk menjelajahi unit secara detail. pengetahuan umum dan mempersiapkan basis pengetahuan dan pengetahuan Anda sebagai bahan untuk melakukan kegiatan belajar sekolah saat Terbuka. Di atas panggung Anda menggunakan kegiatan belajar di tempat kerja Anda didampingi oleh kepala sekolah. Pada Langkah 2, Anda dan administrator prasekolah lainnya melaporkan dan mempresentasikan berbagai temuan, pembelajaran, hambatan, dan solusi yang Anda buat selama proses pembelajaran. Anda juga dapat mengambil pelajaran dan membaginya dengan manajer pembibitan lainnya. 5. Sebelum membaca bagian ini, Anda harus memiliki dokumen-dokumen berikut: a. Profil TK b. Aplikasi TK c. Rencana Aksi Anggaran TK d. Penilaian Diri TK e. Laporan Kegiatan Keuangan TK f. Jasa Keuangan Prasekolah g. Undang-Undang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2015 tentang Gerakan Penanaman Karakter di Sekolah. viii

Contoh Program Kerja Kewirausahaan Kepala Sekolah

11 am Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Dalam Lembaga Pendidikan. 6. Modul ini terkait dengan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja Anggaran Taman Kanak-Kanak (RKATK), Modul Pengembangan Taman Kanak-Kanak, Modul Manajemen Kurikulum, Modul Peningkatan Mutu Pembelajaran, Modul Pengelolaan Prasarana, Modul Pengawasan Pendidikan, Modul Manajemen Guru dan Tenaga Kependidikan , Unit Manajemen Siswa Baru dan Unit Manajemen TK. 7. Waktu yang dihabiskan untuk mempelajari unit ini diperkirakan 50 jam belajar (JP), yang meliputi 28 JP dalam 1, 20 JP dalam On, 2 JP dalam In 2. Satu JP sama dengan 45 menit . Masa inisiasi yang diusulkan dimulai dari bulan ke-2 semester pertama dan berakhir sebelum bulan ke-4 semester pertama. Kerangka waktu ini sangat fleksibel untuk disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan. Fasilitator pembelajaran dapat menyesuaikan waktu dengan model pembelajaran di Kelompok Kerja Pengelola Taman Kanak-Kanak (KKTK), Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Kabupaten, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Staf . Kepala Sekolah (LPPPKS), Pengembangan Kelembagaan dan Pemberdayaan Guru dan Tenaga Akademik bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPPPTK KPTK), atau bentuk pembelajaran lainnya yang menggunakan teknologi lain. 8. Untuk melakukan kegiatan pembelajaran terlebih dahulu harus membaca petunjuk dan pendahuluan pada bagian ini, menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, mengikuti kegiatan pembelajaran langkah demi langkah secara tertib dan melakukan kegiatan pembelajaran pada lembar kerja (LK). Setiap kali Anda menyelesaikan kegiatan pembelajaran untuk setiap topik, Anda akan diberikan pertanyaan latihan. Untuk melengkapi pemahaman Anda, Anda dapat membaca bahan bacaan dan sumber-sumber terkait lainnya, termasuk sumber-sumber yang berkaitan dengan Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter. 9. Setelah membaca unit ini, Anda dapat menggunakan hasil belajar di sekolah dengan memperhatikan peraturan yang berlaku. 10. Saat melakukan berbagai tugas di bagian ini, Anda harus: a. memperkuat transformasi karakter bangsa dengan menggunakan karakter dan pengembangan siswa dengan menanamkan nilai-nilai penting dalam ix

12 Gerakan Penguatan Pendidikan Manusia (PPK), yang berisi: 1) religius, 2) nasionalisme, 3) kemandirian, 4) kerjasama dan 5) integritas melalui keselarasan hati (etika), rasa (keindahan) dan penelitian. (membaca dan menulis), dan olahraga (kinestetik) kerjasama antara sekolah, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), b. mempertimbangkan aspek inklusi sosial yang menghargai keberagaman tanpa membedakan latar belakang kebangsaan, agama, ras, golongan, jenis kelamin, status sosial ekonomi, orang dengan HIV/AIDS dan orang berkebutuhan khusus, c. kami perhatikan bahwa sekolah merupakan lembaga pendidikan yang berperan penting dalam melindungi generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba (narkoba dan narkoba/zat berbahaya) yang dapat merusak hati, emosi, pikiran dan tubuh penggunanya secara serius, d. bahwa peserta didik generasi baru di sekolah sangat berisiko mengalami kekerasan, verbal dan perilaku, baik sebagai korban yang dieksploitasi atau dirugikan oleh pekerjaannya maupun sebagai pelaku yang merupakan pelaku (torturers) maupun perusakan (destructive actor), dan (e) menekankan posisi sekolah sebagai pembangun karakter baik yang harus berdasarkan Pancasila, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk dapat mencegah penyebaran paham radikal/ekstrimis, baik yang menentang kebhinekaan karena mengutamakan perbedaan Identitas SARA (suku, agama, ras, dan golongan) , dan yang mengedepankan kebebasan tanpa berpegang pada norma sosial (gaya hidup bebas). X

Contoh Program Kerja Kewirausahaan Kepala Sekolah

Pdf) Komitmen Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengimplementasi Kebijakan Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Smp Negeri 3 Palopo

13 BAGIAN I. MODUL KEWIRAUSAHAAN Pendahuluan Modul Kewirausahaan ini bertujuan untuk mengembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilan Anda sebagai manajer pembibitan dalam kaitannya dengan aspek kewirausahaan, termasuk kemampuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan kewirausahaan. Kepemimpinan Anda dalam mengembangkan jiwa wirausaha harus didukung oleh semua kalangan, siswa TK dan pemangku kepentingan lainnya. Pengelola taman kanak-kanak harus mampu mendiskusikan rencana untuk menyampaikan keluhan para pemangku kepentingan sehingga mereka bersedia untuk meningkatkan diri dengan mendukung bisnis taman kanak-kanak.

Program kreativitas mahasiswa kewirausahaan, program kerja kewirausahaan, program unggulan sekolah, program kerja sekbid kewirausahaan, program kerja osis bidang keterampilan dan kewirausahaan, program kerja divisi kewirausahaan, program kewirausahaan mahasiswa, contoh program kerja kewirausahaan, program pelatihan kewirausahaan, program kerja bidang kewirausahaan, program kewirausahaan, program kewirausahaan pemuda